Tampilkan postingan dengan label Club. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Club. Tampilkan semua postingan

PERBEDAAN Geng Motor, Club Motor Dan Motor Community

7 Juni 2011


Tahun-tahun sekarang entah karena alasan atau Cuma sekadar meramaikan, banyak club-club motor menjamur diberbagai daerah. Mulai dari club yang dibawah bendera ATPM pabrikan hingga yang berdasarkan hobie atau sekedar perkumpulan. Bahkan tiap daerah pun sudah memiliki ratusan club or community motor, namun masih banyak orang yang salah pengertian terhadap kehadiran club motor. Banyak masyarakat awam yang menyamakan club motor yang secara keseluruhan isinya orang-orang baik tetapi dicap sebagai geng motor yang anarkis. Mari kita lihat perbedaan antara club motor, geng motor dan community motor.

Sekarang geng-geng motor udah berada dalam taraf berbahaya, tak segan mereka tawuran dan tak merasa berdosa para geng tersebut membunuh. Perbedaan mencolok dari geng motor dan club motor adalah :

  • Kebanyakan anggota geng motor ogah pake perangkat safety seperti helm, sepatu dan jaket.
  • Membawa senjata tajam yang dibuat sendiri atau udah dari pabriknya seperti samurai hingga bom Molotov.
  • Biasanya hanya nongol malam hari dan tidak menggunakan lampu penerang serta berisik.
  • Jauh dari kegiatan sosial, tidak pernah membuat acara-acara sosial seperti sunatan masal atau kawin masal, mereka lebih suka membuat acara membunuh masal.
  • Anggotanya lebih banyak kepada kaum lelaki yang sangar, tukang mabok, penjudi dan hobi membunuh. 
  • Motor yang mereka gunakan bodong, gak ada spion, sein, hingga lampu utama. Yang penting buat mereka adalah kencang dan mampu melibas orang yang lewat.
  • Visi dan misi mereka jelas, hanya membuat kekacauan dan ingin menjadi geng terseram diantara geng motor lainnya hingga sering terjadi tawuran diatas motor.
  • Tidak terdaftar dikepolisian atau masyarakat setempat.
  • Kalau nongkrong, lebih suka ditempat yang jauh dari kata terang. Lebih memilih tempat sepi, gelap dan bau busuk.
  • Kalau pelantikan anak baru biasanya bermain fisik, disuruh berantem dan menenggak minuman keras ampe jackpot (muntah-muntah).
Jelas bukan ciri-ciri mereka, namun sekarang perlu diwaspadai karena ada geng motor yang berkedok club motor. Berpakaian rapi, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau dijalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu. Selama AD/ART mereka jelas dan terdaftar dipihak kepolisian, club motor gak bakal berubah menjadi geng motor.


Club motor biasanya beranggotakan oleh orang-orang yang mempunyai hobi menyemplak motor. Tidak sedikit berada dibawah bendera pabrikan motor dan mempunyai nama dengan embel-embel pabrikan. Kegiatan club motor lebih mendasar ke arah kampanye safety riding dan kegiatan social. Adapun cirri-ciri khas anak club motor adalah :

  • Perlengkapan safety dalam berkendara benar-benar komplit.
  • Motor dan pengendaranya sama-sama lengkap bahkan biasanya ditambah box dibelakang motor buat menaruh helm dan peralatan motor.
  • Biasanya setiap club motor hanya terdiri dari satu merk dan satu tipe motor saja namun ada juga yang campur-campur.
  • Nongkrong atau kopdar ditempat yang ramai agar bisa dilihat masyarakat sekaligus ajang silahturahmi kepada club motor lain yang kebetulan melintas.
  • Pelantikan anggota baru biasanya tanpa kekerasan, hanya untuk having fun dan memberi pengetahuan seluk beluk berlalu lintas yang benar.
  • Mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari ruang lingkup yang anarkis.
  • Melakukan kegiatan touring ke daerah-daerah sembari membagikan sumbangan.
  • AD/ART mereka jelas dan tercatat dalam kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor.
  • Saling tolong menolong terhadap anggota club motor lain ketika dijalan mendapatkan trouble.
  • Setiap club motor memiliki tujuan dalam berkendara dan peraturan-peraturan yang tidak membebankan anggotanya.
Mudah mencirikan club motor, karena salah satu ciri mereka yaitu tidak ugal-ugalan dijalan walaupun masih ada club-club motor yang masih memiliki sifat arogan serta pengetahuan berlalu lintas yang minim. Harga diri club motor lebih terhina bila kedapatan anggotanya tidak tertib dijalan raya dan tidak dianjurkan memecahkan masalah dengan baku hantam tetapi lebih fleksibel dan bermusyawarah bila ada masalah di jalan atau dalam perkumpulan.

Komunitas motor memang tidak jauh beda dengan club motor, sama-sama tidak melakukan kegiatan yang berbau rusuh dan tawuran namun dari segi peraturan dan safety riding, komunitas motor berbeda jelas dan hanya lebih mengandalkan kegiatan touring tanpa embel-embel dari pabrikan motor. Ciri-ciri nya sebagai berikut :
  • Biasanya community hanya terdiri dari berbagai tipe motor dan merk motor, bebas dan berbagai macam aliran yang ada.
  • Berdiri dibawah bendera perkumpulan orang-orang komplek, pabrikan atau perusahaan dan instansi-instansi yang terkait.
  • AD/ART mereka lebih simple tidak terlalu banyak aturan bahkan safety berkendaranya pun bisa diminimalisir semisal boleh pake sandal dan helm buat boncenger gak perlu half face.
  • Sama seperti club motor, mereka juga suka melakukan kegiatan sosial.
  • Bila melakukan touring ke suatu daerah, barisan yang mereka buat kurang begitu baik dan tidak teratur seperti club motor.
  • Lebih mengedepankan solidaritas, apapun motornya yang penting mau solid dan bekerja sama.
  • Pelantikan anggota baru jauh dari kata anarkis dan hanya sekedar pengenalan community dan peraturan saja.
  • Anggota-anggotanya hanya sekadar komunitas, biasanya terbentuk karena sering nongkrong bareng dan bedasarkan keinginan membangun sebuah wadah bila ingin melakukan touring.
  • Nama dan lambang mereka ada yang tercatat di kepolisian tetapi ada pula yang tidak dan hanya sebatas kumpulan anak motor saja.
  • Tidak berbeda jauh dengan club motor.
Apapun jenis perkumpulan para bikers, bila mengacu pada kedamaian dan persatuan yang solid itu tidak akan menjadi masalah yang berarti bagi masyarakat. Saling tolong menolong akan mampu meningkatan kekompakkan mereka dan tidak adanya rasa sombong kepada club atau community lain, kalau bertemu saling klakson agar tidak dicap sombong.

Tata Tertib Anggota Baru Mio Semarang Club

24 Mei 2011



    1. Calon anggota MSC berusia minimal 18 tahun dan memiliki SIM C yang berlaku.
    2. Mempunyai dan atau Menggunakan Motor Yamaha Mio, untuk yang tidak mempunyai atau menggunakan Motor Yamaha Mio dan tetapi ingin mengikuti keanggotaan MSC selanjutnya disebut sebagai Crew dan tetap mengikuti peraturan dan tata tertib keanggotaan.
    3. Sehat jasmani maupun rohani, serta dengan sukarela menjadi anggota dengan mematuhi peraturan MSC.
    4. Membayar uang pendaftaran dan iuran sukarela / wajib yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga MSC.
    5. Setiap Calon Anggota diwajibkan :
      a. Kopi darat 4 x sebulan, calon anggota tersebut bias mendapatkan stiker member MSC
      b. Untuk mendapatkan jaket MSC, calon anggota diwajibkan ikut kopi darata 4x dalam sebulan dan touring 1 x
      c. Apabila dalam jangka waktu 1 bulan terjadi touring, sedangkan calon anggota baru dating 1x dan langsung ikut touring, maka calon anggota tersebut tetap tidak bias mendapatkan attribute MSC ( Stiker dan Jaket )
    6. Setiap motor anggota MSC harus Lengkap Atribut Motornya (lampu utama, lampu sein, kaca spion, helm yang sesuai dengan standar keselamatan, dan attribut lainnya yang menunjang keselamatan dalam berkendara bermotor)
    7. Tidak terlibat dalam kegiatan kriminal , tidak Mengkonsumsi Minuman Keras, dan Obat-Obatan terlarang / NarkoBa
    8. Tidak membahayakan anggota MSC pada khususnya dan Masyarakat Pengguna Jalan lain pada umumnya dalam mengemudikan Motor Yamaha Mio
    9. Tidak sedang terlibat masalah / kasus dalam bentuk apapun yang dapat merugikan dan merusak nama baik MSC
    10. Jika member baru yang masih dalam proses diketahui melakukan pelanggaran, antara lain ; boncengan tidak menngunakan helm, melanggar lampu merah, ugal-ugalan dijalan sampai membahayakan pengendara lain dan diri sendiri, member baru ini akan langsung tidak menjadi member MSC
    11. Bertempat tinggal di Semarang dan sekitarnya
    12. Tidak menerima 2 keanggotaan dengan jenis kendaraan yang sama

Member Mio Semarang Club ( MSC )

4 April 2011

DAFTAR ANGGOTA MIO SEMARANG CLUB

1 , Nugroho H 6107 HS Semarang
2 , Roy Dian Wisnu B 6558 CHG Surabaya,
3 , Danang Setyo P H 2222 VW Semarang
4 , Anugrah Anasta H 2637 HG Semarang
5 , Karlina Puspasari AD 3903 FR Jember
6 , Ninda Miharnanti H 2725 TP Jogjakarta
7 , Edy Wijaya H 2075 TS Semarang
8 , Aditya Erik M H 6184 MF Semarang
9 , Arif Syarifudin H 6689 MF Semarang
10 , Irvan Arbiyanto H 6413 DP Semarang
11 , Wahyu P H 2256 YH Jogjakarta,
12 , Jujur Prihandoko H 2633JV Ungaran,
13 , Sugeng Riyadi (Ribut)
14 , Panca Sugianto H 6614 AP Semarang
15 , Yoshida Ertand i H 3699 YZ Semarang
16 , Anggoro AD 4532 TR Wonogiri
17 , Awan (Gundul) H 2000 KF Semarang
18 , Qairul Bam Mi K 2081 FS Pati,
19 , Ad i H 3393 QZ Semarang,
20 , Kukuh Suharto H 4120 NW Semarang,
21 , Slamet Widodo H 5041 QB Magelang,
22 , Robbi Umbara H 2855 CZ Jogjakarta,
23 , Dwi Raditya H 2839 EP Semarang,
24 , Mega Lelana H 5811 UA Semarang,
25 , Dhiad Jati H H 2149 GF Semarang,
26 , Eka Widya H 3730 AP Semarang,
27 , Arief Febriarto H 4121 F Semarang,
28 , Ruby Cahyono H 6318 LF Semarang,
29 , Gampang Aditya H 5114 TY Semarang,
30 , Moch Sahid H 2612 JP Semarang,
31 , Sigit Widyantoro H 2957 DP Semarang,
32 , Lia Saraswati H 6304 AP Semarang,
33 , Edo Ardiyanto H 3344 HP Kudus,
34 , Toni Setiawan H 3372 TR Semarang,
35 , Yohs Bonny A. H 5094 EY Semarang,
36 , Panji Surya H 2886 KR Semarang,
37 , Ivan Yudiarso H 6025 LP Semarang,
38 , Sugeng Indra K 2137 BD Rembang,
39 , Dian Acmadi H 5558 RW Pasuruan,
40 , Rudiono H 4539 MM Kendal,
41 , Utera Dinar Utami H 6969 LH Semarang,
42 , Adji H 6292 RP Jakarta
43 , Bagus Gagah H 2359 QE Semarang,
44 , Nurokhim ( Ochim )G 4709 HR Brebes,
45 , Wahid Nur Sofan H 6475 UH Semarang, 
46 , Lucky Christian H 2804 SP Semarang,
47 , Dimas Wahyudi H 4047 DF Banyumas,
48 , Arga Sudji S. H 3639 JP Semarang,
49 , Iksan Afandi H 3902 MZ Semarang,
50 , Gilang Oktobrianto H 3173 Z Semarang,
51 , Perry Sandri A. H 4970 BF Semarang,
52 , Wahyu Tony H H 3360 RP Semarang,
53 , Welda Walihana H 4035 CF Kepatihan,
54 , Ipung H 4251 QZ Semarang,
55 , M. Rozali B 6929 UJL Jakarta,
56 , Ahmad Masmichan H 3406 FY Semarang,
57 , Musbakhul Munir HM H 8600 SN Demak,
58 , Rinawati H 6386 BF Semarang,
59 , Andrean Nur F. H 3171 MP Semarang,
60 , Muntoh Safari H 3683 UN Demak,
61 , Dwi Fajar Setiono H 6969 DG Semarang,
62 , Ella Kebumen
63 , Anastasia Fitri Sulami H 3333 DV Solo,
64 , Agus Kurniawan H 3246 PP Semarang,
65 , Megantoro H 6017 UF Semarang,
66 , Dimas Susanto G 5797 VC Jakarta,
67 , Anita Riyani Sari H 2189 CZ Semarang,
68 , Azis H 2546 JR Purwodadi,

Prestasi Mio Semarang Club ( MSC )

18 Maret 2011

 Prestasi Mio Semarang Club ( MSC )

 

Tahun 2006

Juara 1(PERTAMA) fersival Gaul otomotif 2006,
yg diselenggarakan Oleh pengprov IMI jateng
Tanggal 5 Mei 2006 bertempat di pahlawan-semaran


Tahun 2007

Peringkat II klub terbaik 2007
Kategori klub hobi yang dianugerahkan oleh Pengprov IMI jateng pada acara IMI Jateng AWARDS 2007 tanggal 7 Juni 2007 di halaman Gubernuran Jateng Jl.pahlawan-semarang

Tahun 2010

Peringkat II Festival Gaul otomotif 2010 kategori Klub Motor semarang pada tanggal 27 maret 2010.

Peringkat II klub motor terbaik Jawa Tengah th 2010 dalam rangka IMI Award 2010 Semarang pada tanggal 30 jan 2011

Sejarah Mio Semarang Club

7 Maret 2011


Sejarah Mio Semarang Club

Bermula dari rutinitas berkumpulnya beberapa pemilik motor yamaha mio, dijalan Pahlawan - Semarang, yang pada saat itu tidak lebih dari 5 Orang penghobi, yang secara rutin mengikuti aktifitas 'nongkrong'bareng bersama club-klub otomotif kota Semarang pada setiap jum'at malam, akhirnya terbetik obsesi untuk memprakarsai terbentuknya klub otomotif yang spesifik beranggotakan para pemilik dan hobiies Motor Yamaha Mio.

Obsesi tersebut akhirnya terwujud sejalan dengan semakin meningkatnya komunitas pemilik motor Yamaha Mio di kota semarang Akselerasi peningkatan komunitas pemilik motor yamaha mio ini sangan cepat karena yamaha yang melansir produk motor matik 4 tak ini berhasil menembus segmentasi pasar yang luar biasa. satu alasan teknis dan trend mind dimana dengan semakin meningkatnya kepadatan lalulintas kota, diperlukan alat transportasi (motor) yang lincah bermanuver kepadatan lalulintas, mudah dan nyaman dikendarai, berakselerasi tinggi dan berperforma exelence. dengan trend mind tersebut maka Yamaha Mio menjadi salah satu alternatif pilihan.

seiring dengan peningkatan komunitas pemilik dan para hobbies Mio semarang, secara bertahap dari minggu ke minggu komunitas penghobi Mio yang ikut 'nongkrong' di Jl. Pahlawan semakin meningkat hingga pada akhirnya, Tepat pada tanggal 5 Januari 2005, secara resmi terbentuk Club dengan nama MIO SEMARANG CLUB (MSC) yang secara Organisatoris lengkap dengan AD dan ART serta susunan kepengurusan dengan jumlah anggota 130 orang. Setahun kemudian untuk melegalisasi status Mio semarang Club di jajaran keanggotaan Organisasi Ikatan Motor Indonesia Jawa tengah (IMI JATENG),Mio semrang club secara proaktif telah mengajukan permohonan menjadi klub Anggota IMI Jateng dengan surat keputusan pengesahan keanggotaan No: 01/IMI-JTG/SK-KLUB/ORGAN/1/2006 serta selanjutnya pada tahun 2009 terdaftar sebagai member IM3 Community No. 374/BBO-DBF/LGL/09.